by

Pelaku HOAX Pasar Muntok Tutup, Mengaku Menyesal dan Minta Maaf Kepada Seluruh Warga Muntok

-Corona-1,764 views

BABARNEWS.COM MUNTOK — KTB (22) Tahun seorang pelaku utama penyebaran berita bohong (HOAX) tentang _”Pasar Muntok Tutup_ Selama 3 Hari mengaku menyesal dan minta maaf kepada seluruh warga masyarakat Muntok Bangka Barat.

Dihadapan kapolres Bangka Barat dan beberapa awak media yang meliput Konfrensi Pers yang digelar Polres Bangka Barat pada Kamis (26/3/2020) menyebutkan bahwa ia tidak akan mengulangi hal serupa. Atas perbuatanya, diakui pelaku telah membuat warga menjadi resah dan khawatir apalagi ditengah maraknya pencegahan VIRUS COVID 19 saat ini.

“Saya sangat menyesal,  setelah ini saya tidak mau lagi, untuk masyarakat Muntok saya minta maaf, saya menyesal sebesar-besarnya. Hal ini sebagai pelajaran untuk masyarakat agar tidak melakukan hal yang sama seperti saya lakukan ” ungkap KTB tersangka utama penyebaran berita HOAX yang diamankan tim garuda Sat Reskrim Polres Bangka Barat pada Selasa (22/3/2020) kemarin.

Baca Juga :  Melalui lirik lagu ciptaannya sendiri, Bupati Babar H Sukirman Himbau Masyarakat Untuk Menggunakan Prokes

Sehari-harinya pelaku bekerja sebagai buruh di Pasar Muntok. Semula perbuatan ini ia lakukan dengan tidak sengaja, dan lebih kepada bahan candaan atau iseng saja.

Sementara Kapolres Bangka Barat AKBP Dr. Muhammad Adenan A.S, S.H. S.IK, MH mengatakan kalau KTB terancam hukuman 10 tahun penjara,

Kapolres juga menjelaskan kalau berita bohong ini berdampak membuat masyarakat berbondong-bondong untuk memborong barang yang ada dipasar Muntok karena mendapat informasi bahwa Pasar Muntok akan tutup 3 hari.

Baca Juga :  Cegah Covid 19, Anggota Dewan Asal Tempilang Yus Derahman Dirikan Posko Pemeriksaan di Pintu Masuk ke Tempilang

“Kondisi sekarang ini masyarakat kita mudah sekali membuat masyarakat panik. “Jadi, jangan asal memberitakan berita yang belum jelas asal usulnya, “imbuh Adenan.

Untuk diketahui, kasus ini merupakan kasus pertama kali yang ditangani oleh Polres Bangka Barat.

“Ini kasus HOAX pertama, karena iseng, dia jawab iseng, main-main, sama kayak prank-prank, tapi kalau meresahkan orang lain akan menerima hukuman, “ucap kapolres.(ava)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *